1
1
Pelatih PSMS Puji Anak Asuhnya Mampu Memberikan Perlawanan kepada Persebaya© JPNN.COM
jpnn.com – SURABAYA – PSMS Medan kalah dari Persebaya Surabaya 0-1 pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Pelatih PSMS Medan Eko Purdijanto mengapresiasi penampilan para pemainnya karena menunjukkan perkembangan menjelang Liga 2 musim 2026/2027.
Sider – Free ChatGPT Chatbots – Top AI Tools in One Click – The Best AI Sidebar of 2025
sider.ai·Bersponsor
Selain menjalankan instruksi dengan baik, kata dia anak-anak asuhnya juga mampu memberikan perlawanan kepada Persebaya.
Termasuk beberapa pemain yang baru mendapat kesempatan tampil pada pertandingan tersebut.
Baca Juga: Persebaya Surabaya vs PSMS Medan: Ada yang Membuat Bernardo Tavares Khawatir
“Kami syukuri di pramusim ini pemain menjalankan instruksi dengan bagus. Ada progres untuk permainan kami dan pemantapan tim menjelang Liga 2. Apresiasi yang besar buat para pemain,” kata Eko dalam konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu malam.
Eko menilai dua pertandingan di Piala Presiden menjadi bahan evaluasi untuk memantapkan komposisi tim sebelum kompetisi Liga 2 dimulai.
“Masih ada waktu sekitar satu setengah bulan untuk persiapan tim. Setelah Piala Presiden selesai, kami akan melakukan evaluasi,” ungkapnya.
PSMS masih membuka peluang menambah pemain setelah
sesuai regulasi dan kuota yang tersedia.
Baca Juga: Piala Presiden 2026: Persebaya Masih Sempurna, Mengapa Bernardo Tavares Gelisah?
Free Domain with Hosting – Secure Hosting, Low Prices – Fast & Secure Web Hosting
hostinger.com·Bersponsor
“Tetap akan ada perekrutan pemain setelah Piala Presiden ini,” katanya.
Saat ini, beberapa pemain asing masih menjalani masa uji coba.
Penilaian terhadap mereka akan dilakukan hingga laga terakhir Grup B melawan Persija Jakarta.
Baca Juga: Persebaya vs PSMS, Tavares: Ini akan Menjadi Laga Sulit Bagi Kami
Pemain PSMS Rangga Muslim menilai keikutsertaan timnya dalam Piala Presiden menjadi kesempatan penting untuk membangun ikatan batin sekaligus meningkatkan kualitas permainan menjelang Liga 2.
PSMS, lanjut Muslim, sempat tertinggal melalui gol dari situasi bola mati, tetapi mampu memberikan perlawanan dan menciptakan sejumlah peluang pada babak kedua meski tidak mampu menyamakan kedudukan.
“Yang penting, kami sudah belajar banyak dari dua pertandingan itu, baik untuk membangun chemistry maupun meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing pada kompetisi musim ini,” katanya. (antara/jpnn)
SUMBER: Pelatih PSMS puji anak asuhnya mampu memberikan perlawanan kepada Persebaya